Majalengka — Menindaklanjuti arahan tegas Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Hengki, S.I.K., M.H., terkait penanganan cepat bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman, S.I.K., M.Si., bersama Kapolres Kuningan AKBP Bellen Anggara Pratama, S.I.K., M.H., turun langsung menembus medan curam kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Sabtu (24/10/2026).
Aksi tanggap darurat dan peninjauan langsung di titik lokasi karhutla tersebut melibatkan personel gabungan dari Polres Majalengka, Polres Kuningan, unsur TNI, BKSDA, serta kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA).
Langkah sigap ini dilakukan guna memastikan kondisi terkini di lapangan, menyisir potensi bara api (hotspot) yang masih tersisa, serta memetakan langkah mitigasi agar kebakaran tidak kembali merebak atau meluas ke kawasan sekitar.
Kapolres Majalengka AKBP M Aldy Sulaiman menyampaikan bahwa penyisiran bersama seluruh tim gabungan dan relawan masyarakat ini merupakan manifestasi nyata dari sinergitas perlindungan lingkungan serta keselamatan warga pemukiman di kaki Gunung Ciremai.
“Menindaklanjuti arahan Bapak Kapolda Jabar Irjen Pol Hengki, kami bersama Kapolres Kuningan dan tim gabungan serta Masyarakat Peduli Api (MPA) turun langsung menyisir kawasan Gunung Ciremai. Peninjauan dan pemantauan ini penting untuk memastikan api benar-benar padam total dan tidak ada lagi sisa bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan,” ujar AKBP M Aldy Sulaiman, Senin (26/10/2026).
Di tengah medan perbukitan yang terjal dan cuaca yang menantang, personel kepolisian bersama warga bahu-membahu melakukan pendinginan (cooling down) di area terdampak guna melindungi kelestarian ekosistem hutan konservasi tertinggi di Jawa Barat tersebut.
Proses pemantauan dan penyisiran berlangsung hingga malam hari. Setelah dipastikan seluruh titik api telah padam sempurna dan situasi kawasan dinyatakan aman terkendali, kedua Kapolres beserta rombongan tim gabungan baru melangkahkan kaki kembali turun gunung.
Rasa lelah menembus belantara dan medan curam Ciremai tak melunturkan semangat pengabdian jajaran Kepolisian demi memastikan keselamatan masyarakat serta kelestarian alam.
“Polisi bersama masyarakat, bergerak bersama menjaga alam dan mencegah karhutla. Kami juga mengimbau kepada seluruh warga dan pendaki untuk tidak melakukan aktivitas yang memicu timbulnya percikan api di sekitar kawasan hutan. Kelestarian Gunung Ciremai adalah tanggung jawab kita bersama,” tegas AKBP M Aldy Sulaiman.
Menindaklanjuti arahan Kapolda Jawa Barat, Kapolres Kuningan dan Kapolres Majalengka bersama personel gabungan serta Masyarakat Peduli Api (MPI) turun langsung ke kawasan Gunung Ciremai pada Sabtu, 24 Oktober 2026,Kab Kuningan untuk melakukan penanganan dan peninjauan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Peninjauan,pemantauan dan pengecekan dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lokasi, mengecek apakah masih terdapat titik api atau potensi kebakaran yang tersisa, serta mengantisipasi kemungkinan api kembali meluas.
Bersama-sama, personel kepolisian dan Masyarakat Peduli Api melakukan pemantauan sebagai bagian dari upaya penanganan karhutla, menjaga keselamatan masyarakat, dan melindungi kelestarian kawasan hutan.
Hingga malam hari, setelah memastikan kondisi kebakaran telah padam, kedua Kapolres bersama personel gabungan melanjutkan perjalanan pulang. Lelahnya perjalanan menjadi bagian dari pengabdian dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk menjaga alam serta keselamatan masyarakat.
Polisi bersama masyarakat, bergerak bersama menjaga alam dan mencegah karhutla.

